HARI KETIGA
Hari ini aku sedang berada di busway bersama Kian karena kita selalu berangkat sekolah bareng ya walau pun pulangnya nggak selalu bareng juga sih , Karena kami juga berbeda kelas jadi kami jarang ketemu kalau lagi di sekolah , ya kita smsan aja kalo mau balik atau berangkat bareng.
Kian bilang belanja kemaren itu sangat menyenangkan buat dia tapi menurut aku sih itu biasa aja soalnya aku juga ngerasa nggak ada yang istimewa dari acara belanja kemaren , ya hanya insident kecil waktu di toko buku , dan sampai sekarang aku belum cerita sama Kian tentang kejadian itu .
Oh ya di sekolah aku senang loh karena semua rasa bosan ku itu hilang kalau aku sudah ngumpul sama teman-temanku ya walaupun kalo kita udah ngumpul itu berisik banget dan selalu bikin guru kesel karena ulah kita , tapi itu lah yang membuat kita bisa kenal satu sama lain dan betah ada di kelas itu.
Aku berpamitan sama Kian karena dia udah sampai kelasnya duluan , kelasku berada di ujung lorong ya jadi kelas yang paling jauh deh , saat aku masuk teman-temanku pada ngerumpi gitu dan aku juga bingung kok kursi di kelasku bertambah satu .
Aku mendengar salah satu temanku bilang ada murid pindahan dan dia itu cowo ganteng tapi itu nggak berfungsi padaku , karena aku lagi kesel banget sama yang namanya cinta jadi lebih baik diemin aja anak baru itu toh lagi pula belum tentu dia masuk kelas aku.
" zhe tugas mtk lo udahan " tanya rahmat.
" udah , emang lo beloman ? " tanyaku balik .
" udah , gw cuma nanya aja " kata rahmat sambil ketawa.
" oh " kataku sambil ketawa juga .
Rahmat itu teman yang deket sama aku tapi kita hanya teman ya karena aku hanya menganggap nya teman , lagi pula dari gerak-gerik nih anak juga biasa aja , kalo temen aku putra yang satu lagi juga biasa aja . aku deket sama mereka berdua mungkin karena ikut ekscul yang sama .
" lo tau sapa tuh anak baru ? " tanya aku pada rahmat.
" katanya sih baru pindah dari luar negeri gitu " kata putra tiba-tiba.
" eh " kata rahmat sambil menepuk pundak putra.
" orang luar ya " kata ku .
" bukan dia orang indonesia tapi sekolah diluar dan katanya dia mau sekolah di indonesia gitu " kata putra.
" lo udah ngeliat orangnya " kataku pada putra.
" belom " kata putra.
" kalo lo mat " kataku pada rahmat.
" belom juga " kata rahmat.
Bell berbunyi menandakan jam belajar akan dimulai dan tak lama kemudia guru bahasa indonesia pun datang dan di ikuti oleh seorang anak laki-laki yang tinggi , putih dan ya sama seperti apa yang di bilang oleh anak-anak di kelasku.
Dan aku terkejud ternyata dia itu anak yang aku ketemu di toko buku kemaren , jadi harapannya untuk ketemu aku lagi terwujud great padahal aku males banget ketemu dia lagi , dan aku sempat berharap supa tidak ketemu dia lagi.
" baik anak-anak sekalian kalian kedatangan teman baru , dia dari london tapi tenang bahasa indonesianya sangat fase seperti kita , jadi perkenalkan diri kamu nak " kata bu dwi kepada murid baru itu.
" oke guys , aku rendy putra dewa so kalian boleh panggil aku rendy , aku pindahan dari london dan aku harap kalian bisa menerimaku disini " kata rendy pengenalan.
" ssst , zhe " panggil rahmat , rahmat duduk di sebelahku tapi tidak sebangku denganku.
" apaan ? " kataku pelan.
" lo meratiin kagak " katanya sama pelannya.
" meratiin apaan sih " kata ku bingung.
" tuh anak baru liatin lo mulu dari tadi , jangan-jangan Dela bisa-bisa disuruh get out lagi dari samping lo karena dia pengen duduk deket lo " kata rahmat ngeledek.
" nggak lucu " kataku tapi sambil nggak percaya apa yang di bilang rahmat bener.
Rendy bener-bener ngeliatin aku kayak nya dia pengen ngomong sesuatu deh , tapi aku ngeliat imam juga meratiin apa yang dilakuin Rendy dan jujur aku nggak suka kalo dia sampe judes atau apa lah sama Rendy .
" oke , kalo begitu rendy , silahkan duduk di bangku yang kosong " kata bu dwi .
" ya terima kasih " kata rendy sambil berjalan ke arah bangku yang kosong.
Wait bukan nya bangku yang kosong itu ada di belakang aku ya , oh great makin deket aja sama kematian ini namanya , aku harap Rendy lupa sama aku itu lebih baik dari pada dia harus kenal sama aku.
Dia pun duduk persis di belakangku dan bu dwi segera memulai pelajaran karena minggu lalu kita sudah di bagikan kelompok dan sudah selesai mengerjakannya jadi setiap kelompok akan mempresentasikan hasil kerja nya , selagi mereka bersiap-siap dengan laptponya didepan , anak-anak pada sibuk ngobrol sendiri .
Aku hanya diam sampai tiba-tiba ada yang memanggilku dari belakang.
" kita bertemu lagi " kata suara dari belakang pelan.
" ya , aku tidak percaya " kataku pelan juga.
" aku percaya kita akan bertemu lagi " kata Rendy .
" kenapa kau percaya , dunia ini luas bisa saja kita tidak bertemu lagi " kataku pelan.
" aku sudah memilihmu " kata Rendy.
Saat mendengar kata-kata erakhir Rendy itu membuat jantungku yang sepertinya sudah lama tidak berdetak kini berdetak lagi , dan perasaan aneh menghampiriku seperti aku akan bersama Rendy dan takut bila kehilanganya padahal kita baru bertemu . Apakah cinta telah merubah prinsipku tapi itu tidak mungkin.
to be countinue........................
MY DIARY
Senin, 16 September 2013
Sabtu, 14 September 2013
HARI KEDUA
Aku sudah sms Kian dan dia setuju akan naik taksi ke sana aku dan dia sudah berjanji akan bertemu di pasar festival , sekarang jam sepuluh aku akan berangkat sekarang karena targetku adalah sampai sana lebih awal.
Di sepanjang perjalanan aku berkhayal kalau aku akan bertemu seseorang yang bisa menjadi teman baikku dan memiliki kesukaan yang sama seperti aku , tapi jika di fikir-fikir itu mustahil . Di sekolah aku suka pada seseorang tapi dia tidak akan pernah mau menerimaku mungkin , tapi jujur aku tidak suka lagi padanya.
Dan asal kalian tahu saja orang yang aku sukai itu selalu saja ganjen sama cewe jadi ya aku lebih baik mundur saja , asal kalian tahu saja dia itu kalo sudah deket sama cewe itu ihhhh parah banget.
Tak terasa sambil jalan aku sambil berfikir tentang orang yang sekarang aku males banget ketemu tapi yang aku heran semakin aku membinci dia setiap malam aku terus bermimpi tentang dia pada hal setiap sebelum tidur aku selalu berdo'a untuk tidak memimpikan dia tapi setiap malam aku selalu saja bermimpi tentang dia.
Saat aku sampai di pasar festival ternyata Kian dan dua temannya yang aku kenal yang perempuan namanya Rasti dan yang cowo namanya Kiki , Kian melambaikan tangan nya padaku yang menunjukan dia disana aku pun melambaikan tangan balik padanya ,
Aku mempercepat langkahku agar lebih cepat sampai kesana , padahal aku berharap aku yang datang duluan tapi ya mau dibuat apa dia yang duluan , setelah aku sampai disana.
" cepet banget sih datengnya " kataku yang masih mengatur nafas karena berjalan terlalu cepat.
" iya abis nya udah nggak sabar " kata Kian
" yaudah mendingan kita cepet panggil taksi aja " kata Rasti.
" iya bener " kataku.
Kami pun segera memanggil taksi dan yap kami beruntung karena taksi yang berhenti didepan kami kosong , kami langsung menaikinya aku didepan Kian , Rasti sama Kiki di belakang . Aku bilang kepada pak supirnya agar ke taman anggrek dan pak supir langsung tancap gas.
Disepanjang perjalanan Kian dan Rasti serta Kiki sedang asik mengobrol , Kian tahu sekali kalau aku sedang di perjalanan lebih suka memandang ke luar jendela jadi Kian tidak heran kalu sepanjang perjalanan aku hanya diam saja.
Saat aku sedang asik memandang ke luar jendela tiba-tiba saja ponselku berbunyi ,.
" hallo " kataku.
" hallo , zhe lo dimana ? " tanya Imam.
" gw lagi di jalan mau ke taman anggrek mang kenape ? " tanya aku males.
" oh yaudah " katanya
Aku langsung menutup teleponku , Imam itu orang yang aku suka dulu tapi sekarang ini kata temen-temenku sih dia mulai suka sama aku tapi masa bodo amat lah , dia aja nggak bilang kalau dia suka , jika dia bilang itu baru benar tapi kalo nggak ya aku belum percaya.
Sepanjang perjalanan aku lebih banyak diam , tak terasa ternyata taksi yang kami tumpangi sudah berhenti didepan pintu mall taman angrek , aku dan yang lain patungan lalu kami pun masuk ke mall itu .
" zhe lo mau ikut nggak ? " tanya kian
" kemana ? " tanyaku balik.
" nyari baju secara gitu lo paling males kalo yang namanya dia ajak ke toko baju " jawab Kian
" oh iyu , nggak ah gw mau nyari buku aja di toko buku " kataku cepat.
" nah kan bener " kata kian
" hehehehe " tawaku.
" yaudah gw nanti kalo udah selesai gw sms lo buat ke overall aja " kata Kian.
" oke , bay " kataku yang langsung kabur.
Aku pun langsung pergi ke lantai enam dimana disana ada toko buku , aku yakin sekali aku bisa berada di sana berjam-jam karena saking sukanya sama buku . Saat sampai sana aku langsung masuk dan berjalan ke rak buku yang berisi novel semua.
Aku ingin sekali mencari buku Crescendo itu adalah buku ke dua dari novel yang aku baca yaitu novel Hush-Hush , ceritanya sangat menarik tapi novel itu sudah jarang sekali yang tersedia alisa sudah langka kalau aku bilang .
Aku terus berjalan perlahan menelusuri rak-rak buku dan keberuntungan berpihak padaku , aku melihat buku yang sedang aku cari-cari dan aku mengambilnya tapi saat aku mengambil nya tangan ku bersentuhan dengan tangan seseorang yang ingin juga mengambil buku itu.
" maaf , kau duluan " kataku mengalah.
" tidak seharusnya perempuan duluan " kata suara yang sepertinya cowo.
Aku pun melihat ke arahnya dan benar dia cowo yang tinnginya hanya satu kepala lebih tinggi dari pada aku tapi jangan salah loh tinggi aku ini 160 cm tinggikan. Dia putih , rambutnya hitam lebat , gaya rambutnya model emo , dan dia mengenakan kaus hijau yang di dedobel olehnya kemeja berwarna biru tua tapi tidak di kancing dan celana yang ia gunakan berwarna hitam.
" baik lah , thanks " kataku .
" no problem " katanya
Aku langsung pergi setelah dia mengatakanya , aku tidak ingin berurusan dengan orang yang aku tidak kenal .
" tunggu " kata cowo tadi .
" ya " kataku sambil membalikan badan.
" boleh aku tahu nama mu atau kau sekolah dimana ? " tanya cowo itu.
" nama ku zhe aku sekolah di smk di jakarta " kataku lebih baik aku tidak menyrbutkan mana sekolahku.
" oh , aku Rendy salam kenal zhe " katanya.
" ya " kataku.
" aku harap kita bertemu lagi " katanya.
" ya , aku juga " kataku.
Aku langsung berjalan kekasir dan segera membayar dan cepat keluar dari toko buku ini dan aku lebih baik sms Kian duluan .
zhe :
kian , gw duluan ya ke restorannya , nanti kalo lo udah selesai sms aja nanti gw kasih tau
\ gw duduk dimana , oke .
Aku langsung berjalan dan aku sampai di restoran aku duduk di pojok karena aku merasa cowo yang tadi adalah orang yang pernah aku kenal.Dan tak lama kemudia Kian dan yang lain nya datang . Dan lebih baik aku tidak usah cerita kepada Kian tentang orang tadi , pada hal apa pun yabg aku alami pasti aku akan cerita pada kian.
Dan setelah itu kami pulang aku berpisah sam Kian dan yang lain di depan pasar festival seperti pada saat kami ingin berangkat tadi , besok kan sekolah jadi aku ingin istirahat saja setelah ini karena memang sangat lelah
to be countinue..........
Aku sudah sms Kian dan dia setuju akan naik taksi ke sana aku dan dia sudah berjanji akan bertemu di pasar festival , sekarang jam sepuluh aku akan berangkat sekarang karena targetku adalah sampai sana lebih awal.
Di sepanjang perjalanan aku berkhayal kalau aku akan bertemu seseorang yang bisa menjadi teman baikku dan memiliki kesukaan yang sama seperti aku , tapi jika di fikir-fikir itu mustahil . Di sekolah aku suka pada seseorang tapi dia tidak akan pernah mau menerimaku mungkin , tapi jujur aku tidak suka lagi padanya.
Dan asal kalian tahu saja orang yang aku sukai itu selalu saja ganjen sama cewe jadi ya aku lebih baik mundur saja , asal kalian tahu saja dia itu kalo sudah deket sama cewe itu ihhhh parah banget.
Tak terasa sambil jalan aku sambil berfikir tentang orang yang sekarang aku males banget ketemu tapi yang aku heran semakin aku membinci dia setiap malam aku terus bermimpi tentang dia pada hal setiap sebelum tidur aku selalu berdo'a untuk tidak memimpikan dia tapi setiap malam aku selalu saja bermimpi tentang dia.
Saat aku sampai di pasar festival ternyata Kian dan dua temannya yang aku kenal yang perempuan namanya Rasti dan yang cowo namanya Kiki , Kian melambaikan tangan nya padaku yang menunjukan dia disana aku pun melambaikan tangan balik padanya ,
Aku mempercepat langkahku agar lebih cepat sampai kesana , padahal aku berharap aku yang datang duluan tapi ya mau dibuat apa dia yang duluan , setelah aku sampai disana.
" cepet banget sih datengnya " kataku yang masih mengatur nafas karena berjalan terlalu cepat.
" iya abis nya udah nggak sabar " kata Kian
" yaudah mendingan kita cepet panggil taksi aja " kata Rasti.
" iya bener " kataku.
Kami pun segera memanggil taksi dan yap kami beruntung karena taksi yang berhenti didepan kami kosong , kami langsung menaikinya aku didepan Kian , Rasti sama Kiki di belakang . Aku bilang kepada pak supirnya agar ke taman anggrek dan pak supir langsung tancap gas.
Disepanjang perjalanan Kian dan Rasti serta Kiki sedang asik mengobrol , Kian tahu sekali kalau aku sedang di perjalanan lebih suka memandang ke luar jendela jadi Kian tidak heran kalu sepanjang perjalanan aku hanya diam saja.
Saat aku sedang asik memandang ke luar jendela tiba-tiba saja ponselku berbunyi ,.
" hallo " kataku.
" hallo , zhe lo dimana ? " tanya Imam.
" gw lagi di jalan mau ke taman anggrek mang kenape ? " tanya aku males.
" oh yaudah " katanya
Aku langsung menutup teleponku , Imam itu orang yang aku suka dulu tapi sekarang ini kata temen-temenku sih dia mulai suka sama aku tapi masa bodo amat lah , dia aja nggak bilang kalau dia suka , jika dia bilang itu baru benar tapi kalo nggak ya aku belum percaya.
Sepanjang perjalanan aku lebih banyak diam , tak terasa ternyata taksi yang kami tumpangi sudah berhenti didepan pintu mall taman angrek , aku dan yang lain patungan lalu kami pun masuk ke mall itu .
" zhe lo mau ikut nggak ? " tanya kian
" kemana ? " tanyaku balik.
" nyari baju secara gitu lo paling males kalo yang namanya dia ajak ke toko baju " jawab Kian
" oh iyu , nggak ah gw mau nyari buku aja di toko buku " kataku cepat.
" nah kan bener " kata kian
" hehehehe " tawaku.
" yaudah gw nanti kalo udah selesai gw sms lo buat ke overall aja " kata Kian.
" oke , bay " kataku yang langsung kabur.
Aku pun langsung pergi ke lantai enam dimana disana ada toko buku , aku yakin sekali aku bisa berada di sana berjam-jam karena saking sukanya sama buku . Saat sampai sana aku langsung masuk dan berjalan ke rak buku yang berisi novel semua.
Aku ingin sekali mencari buku Crescendo itu adalah buku ke dua dari novel yang aku baca yaitu novel Hush-Hush , ceritanya sangat menarik tapi novel itu sudah jarang sekali yang tersedia alisa sudah langka kalau aku bilang .
Aku terus berjalan perlahan menelusuri rak-rak buku dan keberuntungan berpihak padaku , aku melihat buku yang sedang aku cari-cari dan aku mengambilnya tapi saat aku mengambil nya tangan ku bersentuhan dengan tangan seseorang yang ingin juga mengambil buku itu.
" maaf , kau duluan " kataku mengalah.
" tidak seharusnya perempuan duluan " kata suara yang sepertinya cowo.
Aku pun melihat ke arahnya dan benar dia cowo yang tinnginya hanya satu kepala lebih tinggi dari pada aku tapi jangan salah loh tinggi aku ini 160 cm tinggikan. Dia putih , rambutnya hitam lebat , gaya rambutnya model emo , dan dia mengenakan kaus hijau yang di dedobel olehnya kemeja berwarna biru tua tapi tidak di kancing dan celana yang ia gunakan berwarna hitam.
" baik lah , thanks " kataku .
" no problem " katanya
Aku langsung pergi setelah dia mengatakanya , aku tidak ingin berurusan dengan orang yang aku tidak kenal .
" tunggu " kata cowo tadi .
" ya " kataku sambil membalikan badan.
" boleh aku tahu nama mu atau kau sekolah dimana ? " tanya cowo itu.
" nama ku zhe aku sekolah di smk di jakarta " kataku lebih baik aku tidak menyrbutkan mana sekolahku.
" oh , aku Rendy salam kenal zhe " katanya.
" ya " kataku.
" aku harap kita bertemu lagi " katanya.
" ya , aku juga " kataku.
Aku langsung berjalan kekasir dan segera membayar dan cepat keluar dari toko buku ini dan aku lebih baik sms Kian duluan .
zhe :
kian , gw duluan ya ke restorannya , nanti kalo lo udah selesai sms aja nanti gw kasih tau
\ gw duduk dimana , oke .
Aku langsung berjalan dan aku sampai di restoran aku duduk di pojok karena aku merasa cowo yang tadi adalah orang yang pernah aku kenal.Dan tak lama kemudia Kian dan yang lain nya datang . Dan lebih baik aku tidak usah cerita kepada Kian tentang orang tadi , pada hal apa pun yabg aku alami pasti aku akan cerita pada kian.
Dan setelah itu kami pulang aku berpisah sam Kian dan yang lain di depan pasar festival seperti pada saat kami ingin berangkat tadi , besok kan sekolah jadi aku ingin istirahat saja setelah ini karena memang sangat lelah
to be countinue..........
hidup dalam khayalan itu menyiksa dan juga menyenangkan karena kau bisa membuat duniamu sendiri didalam khayalanmu
HARI PERTAMA
Aku adalah seorang gadis yang selalu menulis semua yang aku khayalkan didalam buku harianku , didalam khayalanku aku bersekolah di sekolah yang biasa tapi pada suatu hari aku bertemu dengan seseorang yang aku tunggu.
Aku selalu menjalankan hari yang sama setiap harinya aku tak mengerti kenapa manusia mau melakukan hal yang sama berulang-ulang kali padahal didalam hatinya tidak lah sungguh ingin melakukannya , aku sedang ada di busway saat ini duduk bersama temanku untuk pulang karena aku bersekolah cukup jauh dari rumahku.
Didalam perjalananku pulang temanku selalu bercerita tentang cowok yang dia sukai tapi jujur aku bosan mendengar hal itu setiap hari dan besok adalah hari libur aku akan mencari buku untuk dibaca karena ini sudah jatahku membeli buku .
" kian mau ikut nggak besok ? " tanya aku padanya.
" kemana ? " tanya nya kembali.
" ke mall mana gitu , gw mau nyari buku nih udah jatah gw " jawabku.
" boleh , tapi gw ajak temen gw ya "pintannya.
" boleh aja , biar makin rame " kata aku menyetujuinnya.
" eh tapi jam berapa ? " tanya nya padaku.
" gimana kalo jam satu siang aja " kataku padanya.
" panas banget ah , mending jam 11 aja " katanya.
" yaudah " kataku.
" tapi mall mana ? " tanyanya lagi.
" ya taman anggrek mau nggak ? " tanya aku.
" boleh tuh " kata kian setuju.
" yaudah besok gw sms lo aja " kataku.
" sip " katanya .
Kian itu temen aku dia cewe loh bukannya cowo , dia itu malah udah punya pacar tapi dia berbeda kelas dia kelas X aph 2 sedangkan aku X aph 4 tapi kami selalu berangkat dan pulang sekolah bareng ya walaupun nggak selalu bareng sih.
Kami turun di halte yang sama dan kami sekarang sedang berjalan di tangga setelah keluar dari halte aku dan kian berpisah di jembatan jika kian berbelok kanan maka aku kiri , kami berpisah dan pulang kemah masing-masing .
Disaat aku berjalan aku sambil berfikir kapan aku akan punya pacar jujur teman-temanku semuanya sudah hampir punya pacar , aku itu sudah nggak punya pacar dari kelas tujuh atau kelas satu smp . Dulu waktu sd aku punya tapi aku fikir aku salah bila bersama dia jadi aku putuskan ya sudah lah .
Aku selalu berharap dapat cowo yang sempurna tapi aku tahu di dunia itu tidak ada yang sempurna bahkan sebaik apapun manusia pasti punya kekurangan jadi , lebih baik kubur saja keinginan itu dalam-dalam dari pada hanya mendapatkan sakit.
Aku berjalan dari halte ke rumah itu memakan waktu tiga puluh menit ya berarti jarakku dari rumah ke halte itu tidak lah terlalu jauh dan juga tidak terlalu dekat , aku sampai dirumah untuk memutuskan langsung tidur saja karena aku sampai rumah jam empat sore jadi itu capek banget.
" zhe udah belum belajarnya , kalau sudah bantuin mama ya " teriak mama dari dapur.
" ya ma " kataku.
Untuk hari ini diary ku sudah dulu ya aku akan menceritakan tentang khayalan ku lagi nanati , aku berharap kamu mau mendengar semua ceritaku.
to be countinue .................
Aku adalah seorang gadis yang selalu menulis semua yang aku khayalkan didalam buku harianku , didalam khayalanku aku bersekolah di sekolah yang biasa tapi pada suatu hari aku bertemu dengan seseorang yang aku tunggu.
Aku selalu menjalankan hari yang sama setiap harinya aku tak mengerti kenapa manusia mau melakukan hal yang sama berulang-ulang kali padahal didalam hatinya tidak lah sungguh ingin melakukannya , aku sedang ada di busway saat ini duduk bersama temanku untuk pulang karena aku bersekolah cukup jauh dari rumahku.
Didalam perjalananku pulang temanku selalu bercerita tentang cowok yang dia sukai tapi jujur aku bosan mendengar hal itu setiap hari dan besok adalah hari libur aku akan mencari buku untuk dibaca karena ini sudah jatahku membeli buku .
" kian mau ikut nggak besok ? " tanya aku padanya.
" kemana ? " tanya nya kembali.
" ke mall mana gitu , gw mau nyari buku nih udah jatah gw " jawabku.
" boleh , tapi gw ajak temen gw ya "pintannya.
" boleh aja , biar makin rame " kata aku menyetujuinnya.
" eh tapi jam berapa ? " tanya nya padaku.
" gimana kalo jam satu siang aja " kataku padanya.
" panas banget ah , mending jam 11 aja " katanya.
" yaudah " kataku.
" tapi mall mana ? " tanyanya lagi.
" ya taman anggrek mau nggak ? " tanya aku.
" boleh tuh " kata kian setuju.
" yaudah besok gw sms lo aja " kataku.
" sip " katanya .
Kian itu temen aku dia cewe loh bukannya cowo , dia itu malah udah punya pacar tapi dia berbeda kelas dia kelas X aph 2 sedangkan aku X aph 4 tapi kami selalu berangkat dan pulang sekolah bareng ya walaupun nggak selalu bareng sih.
Kami turun di halte yang sama dan kami sekarang sedang berjalan di tangga setelah keluar dari halte aku dan kian berpisah di jembatan jika kian berbelok kanan maka aku kiri , kami berpisah dan pulang kemah masing-masing .
Disaat aku berjalan aku sambil berfikir kapan aku akan punya pacar jujur teman-temanku semuanya sudah hampir punya pacar , aku itu sudah nggak punya pacar dari kelas tujuh atau kelas satu smp . Dulu waktu sd aku punya tapi aku fikir aku salah bila bersama dia jadi aku putuskan ya sudah lah .
Aku selalu berharap dapat cowo yang sempurna tapi aku tahu di dunia itu tidak ada yang sempurna bahkan sebaik apapun manusia pasti punya kekurangan jadi , lebih baik kubur saja keinginan itu dalam-dalam dari pada hanya mendapatkan sakit.
Aku berjalan dari halte ke rumah itu memakan waktu tiga puluh menit ya berarti jarakku dari rumah ke halte itu tidak lah terlalu jauh dan juga tidak terlalu dekat , aku sampai dirumah untuk memutuskan langsung tidur saja karena aku sampai rumah jam empat sore jadi itu capek banget.
" zhe udah belum belajarnya , kalau sudah bantuin mama ya " teriak mama dari dapur.
" ya ma " kataku.
Untuk hari ini diary ku sudah dulu ya aku akan menceritakan tentang khayalan ku lagi nanati , aku berharap kamu mau mendengar semua ceritaku.
to be countinue .................
Langganan:
Postingan (Atom)